
Di lorong kekuasaan Washington yang tak terlihat, terdapat sesuatu tak tertulis yang dipahami setiap politisi: Anda bisa berbeda pendapat soal pajak, iklim, atau kesehatan, tetapi jangan pernah bermain api dengan kepentingan Israel. Pertanyaannya, mengapa sebuah negara adidaya seperti Amerika Serikat tampak begitu "setia" bahkan terkadang mengorbankan kepentingan domestiknya sendiri demi sekutu kecil di Timur Tengah?
Jawabannya adalah AIPAC.
Semuanya dimulai pada tahun 1954. Isaiah L. Kenen, seorang jurnalis kelahiran Kanada, mendirikan sebuah kelompok lobi kecil dengan misi yang spesifik: meredam kritik keras Presiden Dwight D. Eisenhower terhadap kebijakan-kebijakan awal Israel.
Siapa sangka, organisasi yang bermula sebagai tameng defensif ini bertransformasi menjadi American Israel Public Affairs Committee (AIPAC) sebuah entitas yang kini dijuluki sebagai "Sutradara" politik luar negeri Amerika Serikat.
AIPAC bergerak dengan presisi jam Swiss. Meski agenda besarnya adalah konsumsi publik, daftar anggota dan detail operasional mereka sering kali dibalut kerahasiaan. Secara umum, tulang punggungnya adalah warga negara Amerika keturunan Yahudi yang memiliki pengaruh besar di berbagai sektor. Namun, kekuatan mereka sebenarnya bukan pada jumlah massa, melainkan pada akses.
"AIPAC tidak hanya bernegosiasi dengan kekuasaan, mereka adalah bagian dari struktur kekuasaan itu sendiri."
Strategi AIPAC adalah sebuah mahakarya dalam politik lobi. Mereka tidak memihak, atau dalam istilah Washington, bipartisan. Mereka merangkul Demokrat maupun Republik dengan kemesraan yang sama. Berikut adalah cara mereka bekerja:
• Diplomasi Dompet: Melalui Political Action Committee (PAC), mereka mengalirkan dana kampanye yang masif kepada kandidat yang pro-Israel.
• Pendidikan Politik: Sebelum seorang politisi baru menginjakkan kaki di Gedung Capitol, AIPAC sudah ada di sana untuk "mendidik" mereka tentang betapa krusialnya hubungan AS-Israel bagi keamanan global.
• Legislasi Tanpa Celah: Mereka adalah arsitek utama di balik undang-undang yang memastikan bantuan militer miliaran dolar terus mengalir ke Tel Aviv, serta memastikan sanksi keras terhadap Iran tetap terjaga.
•"Checkmate" Politik Luar Negeri•
Fokus AIPAC sangat jelas: memastikan militer Israel tetap tak tertandingi di kawasan tersebut. Mereka adalah benteng utama yang mencegah Iran memperoleh senjata nuklir dan motor penggerak di balik normalisasi hubungan Israel dengan negara-negara Arab.
Bagi AIPAC, siapapun yang duduk di kursi gedung putih, entah itu dari repulik atau demokrat , garis kebijakan luar negeri amerika-serikat harus sesuai dengan kepentingan israel.
Jadi, ketika Anda melihat veto Amerika Serikat di Dewan Keamanan PBB atau paket bantuan militer baru yang disahkan untuk israel di tengah perdebatan anggaran yang sengit, jangan lagi heran.
Di belakang panggung sandiwara politik Washington, ada sutradara yang sedang mengarahkannya.
Dan selama AIPAC masih memegang naskahnya, aliansi AS-Israel akan tetap terjaga.
Disa'at kita mendengar tentang negara yang katanya adidaya, (USA) mungkin kita berfikir mengapa negara ini selalu mendukung, membela, membantu dan bahkan mendanai israel? Kini kamu sudah tau jawabannya ...
#iran🇮🇷 #usa #aipac #uscapitol #fyp
Mengupas AIPAC: Sutradara di Balik Layar Politik AS
Pelajari bagaimana AIPAC memengaruhi kebijakan luar negeri AS dan posisi Israel. Temukan kekuatan lobi yang tersembunyi di balik layar. #iran🇮🇷 #usa #aipac #uscapitol
Keywords: AIPAC dan kebijakan luar negeri,lobi politik di Amerika,pengaruh AIPAC terhadap Israel,hubungan AS dan Israel,strategi politik AIPAC,sejarah AIPAC,dana kampanye politik AIPAC,lobi bipartisan AIPAC,keamanan global dan AIPAC,AIPAC dan legislasi AS
Sumber : https://vt.tiktok.com/ZSHpHQyXr/